Lapas Kelas IIA Palopo
PALOPO, BahanaMerdeka.com — Menjaga suasana pemasyarakatan yang kondusif bukan semata soal pengawasan, tetapi juga tentang memastikan setiap warga binaan diperlakukan secara adil dan manusiawi.
Hal tersebut tercermin dalam penggeledahan dan pengawasan rutin yang dilakukan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palopo, Senin (5/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA itu menyasar sejumlah area hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap masuk dan beredarnya barang-barang terlarang sekaligus mendeteksi potensi pelanggaran sejak awal.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan profesionalitas, kehati-hatian dan pendekatan humanis dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, menegaskan bahwa pengawasan harus diterapkan secara konsisten tanpa membedakan latar belakang maupun status warga binaan.
«“Pengawasan dan penggeledahan kami lakukan secara rutin dan terukur. Namun yang tidak kalah penting, seluruh warga binaan harus mendapatkan perlakuan yang sama. Tidak boleh ada pembedaan antara satu dengan yang lainnya,” tegas Jose Quelo.»
Menurutnya, aturan harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas.
«“Siapa pun warga binaannya, standar pengawasan dan penegakan tata tertib tetap sama. Kita ingin membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tetapi juga menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak dan martabat setiap warga binaan,” ujarnya.»
Penggeledahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini untuk mencegah munculnya potensi gangguan maupun pelanggaran di dalam Lapas.
Penerapan aturan secara objektif juga menjadi bentuk komitmen untuk menjaga rasa keadilan. Tidak ada perlakuan khusus, dan setiap pelanggaran ditangani berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Bagi Lapas Kelas IIA Palopo, pendekatan yang tegas tidak harus menghilangkan sisi kemanusiaan. Pengawasan tetap dapat berjalan dengan menghormati hak dan martabat setiap orang.
Melalui langkah tersebut, jajaran Lapas berharap tercipta lingkungan yang lebih tertib, transparan dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh warga binaan.
Karena ketegasan dalam aturan akan lebih bermakna ketika dijalankan dengan keadilan dan kemanusiaan.
(AS Mksr)
0Komentar