Pinrang,Provinsi Sulawesi-Selatan Indonesia,Bahana Merdeka,Com
PINRANG, BahanaMerdeka.com — Di tengah beratnya tugas menjaga keamanan dan melayani masyarakat, personel Polri juga membutuhkan ruang untuk menenangkan hati, memperkuat iman, dan kembali mengingat bahwa setiap tugas adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa.

Suasana penuh khidmat itu terasa di Masjid Nurul Khair Polres Pinrang, Jalan Bintang, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Sabtu (26/9/2026), saat jajaran Polres Pinrang mengikuti “Ngaji Kebangsaan” bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan ulama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha melalui Zoom Meeting.

Kegiatan pembinaan rohani tersebut dimulai sekitar pukul 11.00 WITA dan diikuti secara serentak oleh jajaran Polri mulai tingkat Mabes, Polda hingga Polres.

Di Polres Pinrang, kegiatan dihadiri Kapolres Pinrang AKBP Edy Sabhara Mangga Barani, S.I.K., Wakapolres Pinrang Kompol Nurdin, S.Sos., Kabag SDM Kompol H. Sulaeman, S.H., Kabag Ops AKP Hasan Basri, para Kasat, Kasi dan perwira jajaran, serta sekitar 30 personel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga persatuan, keutuhan bangsa serta membangun kekuatan moral personel Polri.

Pesan tersebut terasa begitu dekat dengan tugas setiap anggota di lapangan. Sebab, di balik seragam dan kewenangan yang melekat, seorang polisi tetaplah manusia yang setiap hari berhadapan dengan berbagai persoalan masyarakat.

Ada warga yang datang membawa masalah, keluarga yang membutuhkan perlindungan, korban yang mencari keadilan, hingga masyarakat kecil yang berharap mendapatkan pelayanan dengan penuh ketulusan.

Karena itu, kekuatan moral dan ketenangan hati menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah tersebut.

Kapolri mengingatkan bahwa tugas Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, sekaligus ikut menjaga stabilitas nasional.

Pesan tentang persatuan dan keberagaman juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya dan latar belakang membutuhkan kepedulian semua pihak agar perbedaan tidak menjadi alasan untuk saling menjauh.

Suasana semakin teduh ketika tausiah dan siraman rohani disampaikan KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha).

Nasihat keagamaan tersebut menjadi kesempatan bagi personel untuk sejenak menundukkan hati, melakukan introspeksi dan menguatkan kembali niat dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

Bukan hanya soal menjalankan kewajiban kedinasan, tetapi bagaimana setiap langkah pengabdian tetap dilandasi kejujuran, kesabaran, keikhlasan dan rasa kemanusiaan.

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab serta pembacaan doa oleh KH Muh. Ainul Yaqin.

Sekitar pukul 13.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui Ngaji Kebangsaan tersebut, Polres Pinrang diharapkan tidak hanya semakin kuat dalam menjalankan tugas menjaga kamtibmas, tetapi juga semakin dekat dengan nilai-nilai moral dan spiritual.

Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan polisi yang kuat dalam menjalankan aturan, tetapi juga polisi yang mampu menghadirkan ketenangan, keteladanan dan rasa kemanusiaan.

Dari masjid, pesan pengabdian itu kembali diteguhkan: menjaga negeri bukan hanya dengan kekuatan, tetapi juga dengan hati yang bersih, moral yang kuat dan niat yang tulus untuk melayani sesama.

(Kabiro Pinrang — Media BahanaMerdeka)