Makassar,Provinsi Sulawesi-Selatan Indonesia,Bahana Merdeka,Com
MAKASSAR — BahanaMerdeka.com — Kapolsek Tamalate Polrestabes Makassar, Kompol Muhammad Idris, S.H., M.H., mengumpulkan jajaran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan analisis dan evaluasi (anev) untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tamalate.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kapolsek Tamalate, Selasa malam (1/9/2026) sekitar pukul 20.00 WITA, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat strategi pengamanan berbasis kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat.

Dalam anev tersebut, Kompol Muhammad Idris didampingi Wakapolsek Tamalate AKP Kaharuddin, serta dihadiri Kanit Binmas Iptu Fendy Sjahril, Panit 1 Unit Binmas Ipda Arwin Saleh, S.H., M.H., dan Ps. Panit 2 Unit Binmas Muchktar, S.Sos. Sebanyak 11 Bhabinkamtibmas dari kelurahan se-Kecamatan Tamalate turut hadir.

Pembahasan difokuskan pada penguatan Sabuk Kamtibmas dan optimalisasi potensi masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban serta keutuhan sosial di wilayah masing-masing.

Bukan Sekadar Seremonial

Dalam arahannya, Kompol Muhammad Idris menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari sistem keamanan berbasis kolaborasi.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak kepolisian dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

> “Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kunci utama dalam menjaga Harkamtibmas adalah sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat,” tegasnya.

Kapolsek juga mengingatkan bahwa dinamika keamanan ke depan semakin kompleks. Potensi konflik sosial, penyebaran hoaks, propaganda digital, radikalisme, intoleransi hingga ancaman kebakaran menjadi sejumlah hal yang harus diantisipasi.

Lima Instruksi Jadi Atensi

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tamalate menekankan lima poin utama kepada jajaran Bhabinkamtibmas, yakni:

1. Memperkuat deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas.

2. Membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan.

3. Meningkatkan kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

4. Mengantisipasi potensi kebakaran dan krisis air bersih.

5. Menjaga objek-objek vital agar aktivitas perekonomian tetap berjalan aman dan kondusif.

Kompol Muhammad Idris juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai agen pendingin (cooling system) ketika muncul persoalan di tengah masyarakat.

Ia meminta seluruh personel mampu meredam potensi konflik, menangkal informasi yang dapat memicu keresahan, serta mendorong penyelesaian persoalan secara cepat dan persuasif.

Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan salah satu modal penting bagi pembangunan. Situasi wilayah yang kondusif akan mendukung aktivitas ekonomi, investasi dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan anev ditutup dengan apresiasi kepada seluruh Bhabinkamtibmas atas kontribusinya dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Tamalate.

Kompol Muhammad Idris berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat terus diperkuat sehingga wilayah hukum Polsek Tamalate tetap aman, tertib dan kondusif.

(Tim ROBBY.R)