Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti Masjid Al-Aqso Polres Soppeng, Jumat, 4 September 2026, Pukul 09.30 Wita, keluarga besar Polres Soppeng bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, anak yatim piatu dan kaum dhuafa berkumpul dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Soppeng Kompol Tamar, S.Sos., Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E., Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, Ketua DPRD Soppeng H. Andi Muhammad Farid, S.Sos., serta unsur Forkopimda lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, keluarga besar Polres Soppeng, anak yatim piatu dan kaum dhuafa.
Sebelum memasuki Masjid Al-Aqso, Kapolres Soppeng bersama unsur Forkopimda terlebih dahulu menyerahkan bingkisan kepada anak-anak yatim piatu. Pemberian tersebut menjadi bagian dari rangkaian Maulid sebagai wujud kepedulian sekaligus berbagi kebahagiaan.
Momen sederhana itu menjadi pembuka yang penuh makna. Peringatan Maulid tidak hanya diisi dengan doa dan ceramah, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.
“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita semua mendapatkan keberkahan, kesehatan dan keselamatan. Yang paling penting, mari kita terus meneladani ajaran serta akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kapolres.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW seperti kejujuran, kepedulian, kasih sayang dan persaudaraan sangat penting untuk terus diterapkan, baik dalam menjalankan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kapolres juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh unsur pemerintah daerah dan masyarakat senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah, khususnya dalam memimpin dan membangun Kabupaten Soppeng.
Sementara itu, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E. memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Polres Soppeng.
Ia menyampaikan bahwa Maulid merupakan momentum untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW, kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid ini jangan hanya kita jadikan sebagai kegiatan seremonial. Mari kita mengambil hikmah dari perjuangan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan kita sehari-hari,” ungkapnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan serta menjaga kesejahteraan bersama di Bumi Latemmamala.
“Semoga silaturahmi dan kebersamaan seperti ini terus terjaga. Dengan kebersamaan, kita dapat menjaga kedamaian dan membangun Kabupaten Soppeng menjadi lebih baik,” lanjutnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan hikmah Maulid yang disampaikan oleh H. Muh. Yunus, S.Ag., M.Ag.I. yang Dalam tausiyahnya, jamaah diajak untuk kembali memahami keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT maupun sesama manusia.
Suasana semakin meriah ketika panitia mengumumkan pemenang lomba satuan terkreatif dalam rangka memeriahkan Maulid Nabi 1448 H.
Juara kelima diraih Bag Ops Polres Soppeng, juara keempat Polsek Lalabata, juara ketiga Satreskrim Polres Soppeng, juara kedua Satuan Lalu Lintas Polres Soppeng, sementara juara pertama diraih Polsek Marioriawa.
Setelah rangkaian acara selesai, seluruh peserta kemudian menikmati santap bersama. Tidak ada sekat antara pejabat, personel kepolisian, tokoh masyarakat maupun warga yang hadir. Semuanya duduk bersama dalam suasana penuh keakraban.
Momen tersebut menjadi gambaran sederhana tentang makna Maulid yang sesungguhnya: mempererat persaudaraan, berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Sebelum meninggalkan Masjid Al-Aqso, Kapolres Soppeng bersama Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Anie Hari Budiyanto juga kembali menunjukkan kepedulian dengan menyerahkan sedekah kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa.
Di penghujung kegiatan, suasana terasa hangat. Senyum anak-anak yatim, kebersamaan masyarakat dan keluarga besar Polres Soppeng menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Soppeng tidak hanya memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga berupaya menghadirkan nilai-nilai keteladanan Nabi dalam kehidupan nyata: peduli kepada sesama, mempererat silaturahmi, berbagi kebahagiaan dan membangun kebersamaan tanpa sekat.
0Komentar