'
SOPPENG, BahanaMerdeka.com — Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, koperasi kembali diingatkan pada jati dirinya: bukan sekadar organisasi atau wadah usaha, tetapi tempat rakyat kecil menggantungkan harapan untuk hidup yang lebih baik.
Pesan itu mengemuka saat Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Soppeng masa bakti 2025–2030 di Aula KPRI Pada Sejati, Jalan Bila Selatan, Kecamatan Lalabata, Kamis (3/9/2026).
Musda tersebut terasa istimewa karena dirangkaikan dengan rapat persiapan kontingen Kabupaten Soppeng menghadapi peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Luwu Timur.
Dalam sambutannya, Selle KS Dalle menyampaikan pesan yang sederhana namun menyentuh: koperasi harus hadir untuk membantu kehidupan anggotanya, bukan hanya hidup dalam laporan dan kegiatan seremonial.
«“Koperasi bukan sekadar wadah usaha, melainkan bagian penting dari kekuatan ekonomi masyarakat. Semoga kepengurusan yang baru mampu membawa semangat baru, memperkuat kebersamaan, dan mendorong koperasi Soppeng semakin maju serta memberi manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Selle.»
Menurutnya, kekuatan koperasi sesungguhnya terletak pada kebersamaan dan kemandirian. Karena itu, kepengurusan Dekopinda periode 2025–2030 diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan anggota serta masyarakat.
Bagi masyarakat kecil, koperasi bukan hanya tentang angka, modal dan usaha. Di dalamnya ada harapan seorang pedagang untuk mempertahankan usahanya, harapan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan harapan anggota agar dapat berdiri dengan kekuatan sendiri.
Karena itu, Wabup berharap koperasi di Soppeng tidak berhenti pada rutinitas organisasi, tetapi mampu menjadi kekuatan ekonomi yang benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Dari kebersamaan, kita tumbuhkan kemandirian dan kesejahteraan,” pungkasnya.
Musda Dekopinda Soppeng pun diharapkan menjadi awal lahirnya kepemimpinan yang solid, visioner dan berpihak pada kepentingan anggota. Lima tahun ke depan menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa koperasi masih memiliki tempat penting dalam membangun ekonomi rakyat.
Sebab pada akhirnya, koperasi bukan hanya tentang bagaimana sebuah usaha tumbuh, tetapi tentang bagaimana kebersamaan mampu membuat kehidupan orang lain menjadi lebih baik.
(Redaksi BahanaMerdeka)
0Komentar