Soppeng,Provinsi Sulawesi-Selatan Indonesia,Bahana Merdeka,Com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Karebosi, Kota Makassar, Senin (24/8/2026) malam.
Pembukaan ajang keagamaan yang mempertemukan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Indonesia tersebut dilakukan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar. Kegiatan ini diikuti sebanyak 117 kafilah yang terdiri atas 38 kafilah provinsi dan 79 kafilah kementerian/lembaga, dengan jumlah peserta dan official mencapai lebih dari 1.000 orang.
Pembukaan berlangsung semarak dengan defile kafilah dari berbagai provinsi, kementerian, dan lembaga. Sejumlah cabang perlombaan dalam MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 dilaksanakan di sejumlah lokasi di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Soppeng terhadap ASN yang ikut berkompetisi sekaligus membawa nama daerah di tingkat nasional.
Kabupaten Soppeng turut mengambil bagian melalui tiga ASN Kementerian Agama Kabupaten Soppeng yang menjadi bagian dari perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.
Ketiganya yakni Dr. Sidrah, S.Ag., M.Pd.I. yang mengikuti cabang Dakwah Putri (PI), Dr. Ashar Hidayah, S.Pd., M.Pd. pada cabang Karya Tulis Ilmiah (KTI) Al-Qur’an, serta Muhammad Affandi, S.H.I. yang berlaga pada cabang Tartil.
Keikutsertaan ketiga ASN tersebut tidak hanya menjadi kesempatan untuk berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga menjadi momentum membawa nama Kabupaten Soppeng dalam ajang MTQ KORPRI yang mempertemukan ASN terbaik dari berbagai daerah dan instansi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa MTQ KORPRI tidak boleh dimaknai sebatas kompetisi membaca Al-Qur’an maupun ajang memperebutkan piala.
Menurutnya, MTQ merupakan momentum untuk memperkuat spiritualitas, integritas, dan persaudaraan di kalangan ASN. Nilai-nilai Al-Qur’an, kata dia, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas pemerintahan, memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mengambil setiap keputusan.
“Keberhasilan MTQ bukan hanya diukur dari berapa banyak piala yang diraih, tetapi dari seberapa banyak nilai-nilai Al-Qur’an yang benar-benar diterapkan dalam lingkungan pemerintahan,” demikian pesan Menteri Agama.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026.
Ia mengajak seluruh kafilah menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang silaturahmi dan mempererat persaudaraan, bukan semata-mata mengejar kemenangan.
Gubernur juga mendorong para ASN peserta untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, memperdalam pemahaman terhadap kandungannya, serta mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga memberikan apresiasi berupa satu paket umrah bagi juara umum, tiga unit motor listrik, serta 10 unit sepeda listrik.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN) sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, turut mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ KORPRI di Makassar memiliki makna khusus karena kota tersebut menjadi tempat pertama pelaksanaan MTQ KORPRI pada 2012. Karena itu, penyelenggaraan tahun ini dinilainya sebagai momentum “pulang kampung”.
Zudan juga menyebut jumlah kafilah mengalami peningkatan signifikan, dari 33 kafilah pada pelaksanaan pertama menjadi 117 kafilah pada tahun 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat ASN untuk memperdalam nilai keagamaan sekaligus membangun karakter aparatur melalui berbagai cabang perlombaan.
Selain apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, peserta juga berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan jenjang S2 dan S3 secara digital di Asia University, Malaysia yang diberikan dalam sesi interaktif oleh Ketua Umum DPKN.
Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyambut baik pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Nasional di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam pembinaan karakter ASN.
“MTQ bukan hanya tentang perlombaan, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat membentuk ASN yang memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab dan akhlak dalam menjalankan tugas,” ujar Bupati Soppeng.
Ia berharap ASN Kabupaten Soppeng yang mengikuti maupun menyaksikan pelaksanaan MTQ KORPRI dapat mengambil berbagai nilai positif untuk diterapkan dalam kehidupan serta pelaksanaan tugas sehari-hari.
Bupati juga berharap semangat MTQ terus berkembang di Kabupaten Soppeng, bukan hanya dalam bentuk perlombaan, tetapi juga melalui pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat dan pelayanan kepada masyarakat.
MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada lahirnya para juara, tetapi mampu melahirkan ASN yang semakin profesional, berintegritas, berakhlak mulia, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

0Komentar