Makassar,Provinsi Sulawesi-Selatan Indonesia,Bahana Merdeka,Com
Makassar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan menjadi sorotan setelah muncul dugaan konflik kepentingan dan persoalan pengelolaan limbah dapur.

Hasil penelusuran menyebut H. Abd Samad Hamid mengelola sedikitnya tiga dapur MBG di Jalan Baiturahman Makassar, Jalan Pelita Makassar, dan Kabupaten Gowa. Sorotan muncul karena istrinya, Meity Rahmatia, merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari PKS.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Meity Rahmatia hanya menjawab singkat sedang dalam perjalanan ibadah haji dan belum memberi penjelasan terkait dugaan tersebut.

Selain dugaan benturan kepentingan, publik juga mempertanyakan sistem pembuangan limbah dapur MBG. Dari pemantauan lapangan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) belum terlihat jelas, sementara aktivitas dapur dalam skala besar diduga menghasilkan limbah cair yang berpotensi mencemari lingkungan.

Hal itu menjadi perhatian karena pengelolaan limbah wajib dilakukan sesuai ketentuan dalam UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Publik meminta pemerintah dan instansi terkait turun melakukan pemeriksaan agar program MBG tetap transparan dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan maupun dugaan penyalahgunaan pengaruh politik.

(Tim as)