BahanaMerdeka Nasional | PALOPO — Keamanan dan ketertiban di balik tembok pemasyarakatan tidak hanya dibangun melalui pengawasan, tetapi juga melalui kepedulian, komunikasi, dan sentuhan kemanusiaan. Semangat inilah yang ditunjukkan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Kelas IIA Palopo, Hartono, saat turun langsung menyapa warga binaan, Senin (27/10/2026).
Didampingi jajaran pengamanan, Hartono menyusuri blok dan kamar hunian untuk memeriksa kondisi keamanan serta kebersihan lingkungan. Namun, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas pengawasan. Ia juga menyapa warga binaan secara langsung, menanyakan kondisi kesehatan, mendengarkan keluhan, serta memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat menjalani proses pembinaan.
Pendekatan yang humanis ini menjadi pesan bahwa setiap warga binaan tetap memiliki martabat, harapan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Kontrol ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi serta kondisi blok tetap aman, bersih, dan kondusif. Kami ingin warga binaan merasa diperhatikan dan pembinaan berjalan secara humanis,” ujar Hartono.
Kehadiran pimpinan yang turun langsung ke kamar hunian diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih terbuka, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta menciptakan suasana pemasyarakatan yang aman dan penuh kepedulian.
Selain mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan, kontrol rutin tersebut juga menjadi langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Dari hasil pemantauan, seluruh blok hunian dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Warga binaan pun menyambut baik kehadiran Ka. KPLP yang menyapa mereka secara langsung.
BahanaMerdeka Nasional mengapresiasi pendekatan pembinaan yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Sebab, di balik setiap proses pembinaan, selalu ada harapan untuk berubah, memperbaiki kesalahan, dan menata masa depan yang lebih baik.
Dengan pengawasan yang tegas, pelayanan yang baik, serta pendekatan yang menyentuh hati, lembaga pemasyarakatan diharapkan tidak hanya menjadi tempat menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kesadaran, memperbaiki diri, dan mempersiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat.
(Tim Media BahanaMerdeka Nasional)
0Komentar