Wajo, Sulsel, bahanamerdeka – Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, M.M., M.Kes., dalam sambutannya melalui Zoom Webinar Session, mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Wajo untuk berpartisipasi aktif dalam program Inkubator UMKM Karang Taruna Wajo.
Menurutnya, pelaku UMKM saat ini menghadapi tiga tantangan utama, yaitu akses permodalan, literasi keuangan, dan mental wirausaha. Inkubator UMKM Karang Taruna Wajo diharapkan dapat mengakomodasi tantangan-tantangan ini, sehingga kapasitas dan kompetensi pelaku usaha di Kabupaten Wajo dapat meningkat.
"Kami berharap program prioritas pemerintah daerah, yaitu Muda Milenial Maradeka, dapat sejalan dan bersinergi dengan hadirnya Inkubator UMKM Karang Taruna Wajo sebagai wadah pengembangan generasi muda. Tujuannya adalah untuk menciptakan wirausaha yang profesional, berkarakter, dan memiliki mental pebisnis yang kuat, sehingga dapat terus berkembang dan bersaing di pasar global," tegasnya.
Acara yang diselenggarakan pada Rabu malam, 08 September 2025, ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Wajo Fraksi Gelora, Amran, S.Sos., M.Si., Manager Inkubator Karang Taruna, Rusli Usman, S.Pd., serta para pelaku dan calon pelaku UMKM.
Amran, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa Inkubator UMKM Karang Taruna Wajo diharapkan dapat menjadi rumah bagi seluruh UMKM, tempat untuk bertumbuh dan berkembang melalui program pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi agar UMKM dapat naik kelas. "Program ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat agar dapat menjawab tantangan bonus demografi," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Wajo untuk mengembangkan usaha sesuai dengan bidang masing-masing. "Semoga niat baik kita semua dapat berdampak demi kemajuan UMKM dan daerah Kabupaten Wajo, serta menjadi kerja ibadah," ucapnya.
Rusli Usman, S.Pd., selaku Moderator Zoom Webinar Session sekaligus Manager Inkubator Karang Taruna, menjelaskan bahwa Inkubator UMKM Karang Taruna Wajo akan fokus pada model bisnis mulai dari pra inkubasi, proses inkubasi, hingga pasca inkubasi akselerasi.
"Pada proses inkubasi, kami akan mengklasifikasikan pelaku UMKM berdasarkan jenis dan kebutuhan pendampingan, sehingga diharapkan proses pendampingan yang dilakukan tepat sasaran dan terstruktur. Kami akan menyediakan pendidikan dan pelatihan dengan instruktur maupun konsultan yang bersertifikasi serta mitra strategis," jelasnya.
Output yang diharapkan setelah melalui proses inkubasi adalah terciptanya wirausaha yang profesional, berkarakter, dan memiliki mental pebisnis yang kuat.
Jurnalis: hj.nurung
0Komentar